Showing posts with label strong. Show all posts
Showing posts with label strong. Show all posts

Tuesday, June 29, 2010

BUTTERFLY


BUTTERFLY

A man found a cocoon of a butterfly. One day a small opening appeared. He sat and watched the butterfly for several hours as it struggled to force its body through that little hole. Then it seemed to stop making any progress. It appeared as if it had gotten as far as it could, and it could go no further.

So the man decided to help the butterfly. He took a pair of scissors and snipped off the remaining bit of the cocoon.

The butterfly then emerged easily. But it had a swollen body and small, shriveled wings.

The man continued to watch the butterfly because he expected that, at any moment, the wings would enlarge and expand to be able to support the body, which would contract in time.

Neither happened! In fact, the butterfly spent the rest of its life crawling around with a swollen body and shriveled wings. It never was able to fly.

What the man, in his kindness and haste, did not understand was that the restricting cocoon and the struggle required for the butterfly to get through the tiny opening were God's way of forcing fluid from the body of the butterfly into its wings so that it would be ready for flight once it achieved its freedom from the cocoon.

Sometimes struggles are exactly what we need in our lives. If God allowed us to go through our lives without any obstacles, it would cripple us.

We would not be as strong as what we could have been. We could never fly!

Thursday, June 10, 2010

Sudah Game Overkah?


Sudah Game Overkah ?

POSTED BY AL-FAKIR HAMIDI AT 11:35 PM

MONDAY, MAY 17, 2010

Assalamualaikum...

Para pembaca yang dikasihi sekalian,
moga2 kita semua berada dibawah Rahmat-Nya yang Maha Indah.


Hidup tidak pernah sunyi dari ujian,
tapi Allah tidak pernah tinggalkan hamba-Nya bersendirian.
Kita semua percaya akan kenyataan ini,
tapi, mampukah kita bertindak seperti ke-percaya-an kita ini?
Atau sekadar percaya dengan lisan,
dan bermonolog dalam hati, tanpa disertai dengan amalan (tindakan)?

--------------------------------------------------

PALESTINE WEEK tamat.
Dunia sedikit ringan terasa,
fikiran terasa lebih tenang,
banyak masa terluang,
aman, begitu aman sekali.

Tapi, terdetik di hati,
"Kenapa tiba2 dunia ini berasa amat tenang?"
Minda kembali gelisah,
bukan resah bermasalah,
tapi gelisah mencari jawapan kepada persoalan akan hikmah 'ketenangan' ini.

Haha...
aku ketawa sendirian.
Masakan tidak, bila berserabut dengan masalah, aku mengeluh,
Bila mendapat 'ketenangan', aku tetap mengeluh.
Hamidi Hamidi, kenapalah kau ni.

Aku mengeluh bukannya apa,
aku takut, campur hairan,
bukankah Allah akan menguji hamba-Nya untuk mengetahui iman mereka?
"Apakah manusia mengira bahawa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan: Kami telah beriman, dan mereka tidak diuji" (Surah Al-'Ankabut,29: 2)

Aku capai "Bila Allah Menduga Kita",
sebuah buku, karya Pak Alwi, atau nama penuhnya Syed Alwi AlAtas,
cuba mencari solusi kepada persoalan di minda ini.

Aku tertarik dengan satu kata-kata yang terdapat dalam buku ini,
kata-kata dari F.Kennedy (kalau tidak silap), katanya : "don't pray for easy life, but pray to be strong".
Kata-kata yang ringkas, tapi penuh makna.

---------------------------------

Habis? Apa kaitannya dengan persoalan yang bermain di minda ini?
Apa kena-mengena kata-kata itu dengan 'ketenangan' yang ada ini?

Hatiku bertambah lega,
kegelisahan semakin surut,
sedikit demi sedikit,
membuatkan bibir ini kembali mengukir senyuman.
PUAS.

---------------------------------

Kerana Allah bukan penghukum,
"Maka Allah sama sekali tidak berlaku zalim kepada mereka, tetapi merekalah yang berlaku zalim kepada diri mereka sendiri" (Surah Ar-Rum, 30: 9)


Tapi DIA itu Maha Pengasih, Maha Penyayang, Maha Lembut.
"Segala puji-pujian itu (hanya layak) bagi Allah, Tuhan sekalian alam, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang" (Surah Al-Fatihah,1: 1-2)


--------------------------------

Masih tidak faham? Apa yang saya cuba utarakan?
Biar saya jelaskan sedikit lagi.

'Ketenangan' itu adalah nikmat Allah,
tiada siapa yang dapat menyangkalnya,
lebih-lebih lagi bagi mereka yang beriman.

Allah itu Maha Pengasih, DIA tidak selalunya menguji hamba-Nya dengan kesakitan,
tapi juga memberi 'ketenangan' sebagai balasan untuk hamba-Nya.
Tapi, pada masa yang sama,
nikmat-nikmat ini juga adalah sebahagian daripada ujian-Nya,
melihat, siapa yang bersyukur.

"Pray to be strong".
Allah memberi masa untuk kita bersedia,
memohon, untuk menjadi kuat.
Sebagai persediaan untuk ujian mendatang.

'Ketenangan' adalah nikmat yang indah,
tapi, jika disia-siakan akan menjadi satu kerugian yang besar.

Jadi, gunakanlah ia sebaiknya.
Pada masa kamu terasa tenang,


angkatlah tanganmu, dan berkata:
"Alhamdulillah... Terima kasih Allah...
Ya Allah, sesungguhnya nikmat ketenangan ini bukanlah nikmat sebarangan, hanya mereka yang terpilih sahaja akan mendapatkannya. Terima kasih Ya Allah, Ya Rabb...
Ya Allah, aku tahu, Engkau tidak akan membiarkan aku mengucapkan "Aku telah beriman" sebelum Engkau mengujiku, dan aku tahu, ujian-Mu setimpal dengan imanku. Engkau berfirman :"Tidaklah seseorang itu diberati (diuji) melainkan yang sepadan dengannya".
Ya Allah, aku juga mengerti, bahawa mereka yang memegang amanah da'wah, tidak sama dengan golongan awam, yang bersenang-lenang dengan dunia yang fana ini.
Ya Allah, aku tahu, suatu hari nanti, aku akan ditimpa ujian yang lebih berat, lebih berat daripada ujian sebelum aku terlibat dengan kerja-kerja da'wah ini...
Tapi Ya Allah, aku tidak mahu gagal dalam ujian-Mu, oleh itu Ya Rabb, Ya Tuhanku, berikanlah aku sedikit kekuatan, agar aku bisa lulus dalam ujian-Mu yang mendatang kelak. Ujian itu, sudah pasti tidak sama dengan ujian-ujian sebelumnya, lebih mencabar, sukar dan penuh muslihat. Tapi yang pasti, lebih besar pula ganjarannya.
Oleh itu, aku pohon sebagai hamba-Mu yang lemah, akan kekuatan, agar aku bisa mengawal diri, dari berputus asa dari rahmat-Mu ditengah-tengah ujian itu. Berikanlah ku kekuatan,.. Ya Allah!"


--------------------------------

Nampaknya permainan belum berakhir lagi.
Permainan masih berlangsung,

Pasti ada yang bertanya, permainan apa?
Aku jawab, bukankah dunia itu permainan semata-mata?
Dan akhirat itu yang kekal...

So, jawapannya ialah:
"The game is not over yet!"

Jadi teruskanlah berjuang!
Ingat, dalam permainan, hanya ada dua penamat sahaja,
Menang atau Kalah, tiada yang ketiga...
Paradise or Hell...

Kamu yang menentukan.
"Hari ini, lambang hari esokmu!"


Assalamualaikum.
"Always remember ALLAH"
LABELS: DAKWAH, DOA, PERSOALAN

http://hamidi-muslim.blogspot.com/2010/05/sudah-game-over-kah.html